Pages

Jumat, 08 Oktober 2010

one piece-episode 383-


Lina berusaha melepaskan diri dari Franky,dan berteriak memanggil kakaknya.Munki bahkan menggaruk-garuk lantai,berharap lantainya bisa terbuka lagi.

Ussop:”Sial! Kapal ini penuh dengan jebakan!

Sementara itu,di tempat Doran berada…

Hamburg sedang berusaha mengeluarkan air dari Foxy yang masih pingsan (kayak sebelum CPR gitu,bagian paru-parunya ditekan agar airnya keluar dari dalam),sementara Porche menjerit meminta bos-nya untuk bertahan.Doran juga ada disana.

Doran:”giru,giru…(ini cara tertawanya Doran),sungguh memalukan,Si rubah perak Foxy, menyelamatkan diri melalui jebakan buatanku.Yahh..terserah.Sekarang aku hanya tinggal menunggu sampai mereka menemukan rahasia dibalik pembuatan permatanya”

Doran memperhatikan kelompok topi jerami dari ruangan dilantai atas.

Kembali ke kelompok topi jerami…

Nami memperhatikan buku catatan yang dipegang Lina,”hmm…kita tidak akan mendapat cukup informasi jika hanya dari catatan ini saja”

Ussop:”berarti kita harus memeriksa seluruh kapal ini? apa tidak ada sesuatu yang mirip tanda X besar disini?”

Lina mengangguk,”Ya.Sekarang apa yang harus kulakukan? Lagipula bisa saja catatan ini salah.Apalagi,kakak sekarang…”

Lina memandang Luffy yang tersenyum kearahnya (sepertinya Luffy ‘menunggu’ Lina untuk meminta bantuannya secara langsung)

Lina menahan tangisnya,”Luffy!”

Luffy:”Hmm?”

Lina:”Tolong…selamatkan kakakku!”

Luffy:”Baiklah”

Lina terkejut dengan jawaban Luffy yang benar-benar cepat,”Eh?kau mau membantuku?Benarkah??”

Luffy:”Lagipula,aku sangat ingin melihat seperti apa permata itu”

Lina:”Hah?Walaupun jika seandainya itu palsu?

Ussop:”Tapi,apa yang harus kita lakukan sekarang,Luffy?”

Luffy:”Benar juga.Bagaimana kalau kita hancurkan saja kapal ini?” ^-^

Yang lain berteriak kaget mendengar ‘ide gila’ Luffy (kecuali mungkin Robin dan Zorro)

Bahkan Doran pun yang ‘mencuri dengar’ dari atas ikut kaget mendengarnya,Hamburg malah tertawa (well,hamburg emang gak bisa ngomong apa-apa selain ketawa kayaknya)

Ussop panik,”Hei,hei,memangnya tidak apa-apa kalau begitu?”

Chopper:”Bagaimana dengan Sayo?”

Luffy:”Kalau kita menghancurkan tempat ini,nanti pasti kita akan menemukan dia kan?” (benar-benar seenaknya sendiri -.-” )

Robin:”Bagaimana dengan petunjuk tentang permatanya?”

Luffy:”Kalau kita menghancurkan tempat ini pasti akan lebih mudah mencarinya bukan?”

Lina hanya bisa bengong melihat kecuekan semuanya (kecuali Ussop)

Zorro:”Ya sudah,kalau begitu kita mulai saja sekarang”

Ussop:”Zorro?

Zorro:”Maksudku,kalau kita hanya berpikir ada atau tidak adanya sesuatu di pulau ini,sia-sia saja kan? (mungkin maksudnya kalau hanya bengong-bengong disini aja,percuma.Dasar Zorro! Apa dia gak bisa berbicara dengan bahasa yang lebih mudah?!)

Nami:”Kalian semua serius tentang ini?”

Sanji:”Nami-san,kurasa ide ini jauh lebih baik daripada kita menuruti apa yang si kumis bodoh (Doran) itu katakan”

Robin:”Lagipula tidak apa-apa juga kan kalau kapal ini kita tenggelamkan?” ^-^

Nami:”Aah?!bahkan Robin pun setuju?!Jadi,tidak ada satupun yang mau menghentikannya??”

Brook:”Lagipula ini adalah perintah kapten,yohohoho”

Franky memasukkan botol Cola baru ke dalam perutnya,”Oh,jadi kau mengerti juga rupanya!”

Luffy:”Franky!Tolong kau urus Sunny ya!”

Franky:”tentu saja”

Franky berlari menuju ketempat parkir kapal,sambil berteriak super!.

Nami mengeluh,”hah..padahal ini kesempatan langka kita mampir di tempat seperti ini”

Luffy:”yosh! Ayo kita hancurkan tempat ini!!”

Zorro mengeluarkan jurus ‘108 pound cannon’,menghancurkan sebuah bangunan di kapal itu.Sanji melompat,dengan jurus ‘concassei’,dia berhasil menjebol atap di lorong ruangan bawah air,membuat air masuk kedalam.Luffy tidak mau kalah,sambil menggendong Lina dan Munki dipunggungnya,dia melompat dan mengeluarkan jurus ‘gomu-gomu muchi’,membuat dinding restoran terbelah dua.Para penjaga berlari kearah mereka dengan membawa senjata.Ussop menembakkan ‘tabasco star’ kearah mereka,membuat mereka berguling-guling karena kepedasan.

Ussop,mencoba untuk terlihat keren

Chopper menghancurkan tembok dengan ‘kokatei roseo’-nya.Nami mengarahkan ‘thunderbolt tempo’ pada dua orang penjaga.Robin menggunakan jurus ‘clutch’,melumpuhkan beberapa penjaga.Brook mengeluarkan jurus ‘hanauta sancho’ dan melumpuhkan sisa penjaga.

Lina kagum dengan kekuatan semuanya.Luffy berteriak,”kembalikan Sayo!!” sambil menghancurkan pintu gerbang resort.Sementara itu,Franky yang sedang menuju ketempat Sunny berada,dihadang oleh beberapa orang penjaga,mereka menembakkan peluru kearah Franky,yang tentu saja tidak mempan sama sekali (dia itu kan cyborg).Franky tertawa sambil meloncat-loncat kebelakang,yang tentu saja membuat dia jatuh (dilarang loncat-loncat diatas tangga!) kepalanya terbentur keras,Franky menjerit karena sakit.


itulah akibat kalau loncat-loncatan diatas tangga
Dia menjadi marah (padahal kan dia jatuh sendiri),lalu menghajar semua penjaga dengan ‘weapons left’.Sementara itu yang lain masih sibuk menghancurkan semua yang ada disekitarnya,Luffy terus berteriak menyuruh Doran untuk mengembalikan Sayo.Lalu terdengar suara Doran yang berteriak,”kurang ajaarr!!”.Cerobong asap di gedung utama (tempat Doran berada),tiba-tiba terangkat naik,lalu jatuh kearah depan (sepertinya itu bukan cerobong,tapi meriam raksasa?)

Ussop panik dan berteriak,”apa itu? Meriam? Jadi itu bukan cerobong asap?!”

Lalu dari atas atap bangunan yang persis berada di moncong meriam raksasa itu,keluarlah Sayo,dengan keadaan terikat di tiang.Sayo tampak takut dan gemetar,melihat moncong meriam yang sangat besar tepat ada didepan wajahnya,lalu dia berteriak kencang.

Lina berteriak memanggil kakaknya.

Sanji:”Sial,dia menyandera Lina?”

Doran:”kalian pikir kalian dapat berbuat sesuka hati dan pergi begitu saja? Tidak akan kubiarkan!”

Dari pangkal meriam raksasa itu,keluarlah Doran yang duduk di atas kursi pengendali meriam.

Doran:”kalian pikir berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun Pulau Spa ini?”

Doran mengutak-atik kemudi meriam,menaikkan meriam keatas.Lalu dia mengarahkan tembakan meriam kearah laut,membuat guncangan yang cukup dahsyat.Doran kembali mengarahkan meriamnya kearah Sayo.

Doran:”Aku akan membuat gadis kecil ini terbang kelangit!”

Lina berteriak meminta Doran untuk menghentikannya,

Doran:”giru,giru…pada awalnya,aku hanya ingin meminta kalian untuk memecahkan misteri yang ada didalam buku catatan itu.Tapi,lupakan saja.Aku akan mengambil buku catatan itu.Setelah itu,baru aku akan mengembalikan dia!”

Lina:”aku akan memberikannya padamu!Aku mohon lepaskan kakakku!”

Sayo:”jangan!!Kau tidak boleh menyerahkannya!”

Lina:”kakak…”

Sayo:”Lina,pecahkan rahasia didalam buku catatan itu,dan selesaikanlah penelitian ayah”

Lina:”tidak!Kenapa?”

Sayo:”percayalah pada ayah,Lina!jangan serahkan hasil penelitiannya pada orang-orang ini! kau tahu ayah berusaha untuk mewujudkan mimpinya,demi kepentingan kita dan orang-orang didesa”

Lina:”h-hah?”

Sayo:”aku mohon padamu,jangan menyerah pada mimpi ayah hanya karena aku”

Lina:”itu bohong.Ayah tak lebih dari sekedar peneliti yang egois!”

Sayo:”lina…”

Lina:”tapi…tapi…kenapa dia selalu seperti itu?”

Flashback…

Lina dan Sayo membuat kue ulang tahun untuk ayahnya.

Lina bertanya pada kakaknya apakah ayah akan senang dengan kado ulang tahunnya?kakaknya mengangguk senang.Tetapi,sampai larut malam,ayah mereka belum pulang kerumah,Lina menunggu dengan tampang kesal.kakaknya menutup kue ulang tahun diatas meja dengan tudung kaca,”mungkin dia menemukan sesuatu yang menarik”.Lina masih menggerutu,lalu beranjak pergi tidur,Sayo mengikutinya.

Malam berganti pagi,lalu berganti sore,dan akhirnya malam lagi.Ayah mereka baru pulang,Lina terbangun karena mendengar suara pintu ditutup.Ayah mereka termenung melihat kue ulang tahun diatas meja,lalu membuka tudung kacanya,”kue,begitu rupanya.Jadi mereka membuat kue ini untukku”.

Lina yang terbangun pergi ke ruang tengah sambil membawa lentera,”ayah?”

Ayah:”apa aku membangunkanmu?”

Lina memeriksa benda dalam ember yang dibawa ayahnya,”apa ini?”

Ayah:”ini kulit serangga yang sudah berumur 30 tahun.Ini akan berguna untuk penelitianku.Mereka menunggu 30 tahun untuk hanya untuk bermetamorphosis pada malam ini.”

like a gold...

Lina tampak kagum,”begitu ya? Ah! Tapi tadi malam…”

Ayahnya panik,berusaha mengalihkan pembicaraan,”ah,ah,ah,aah,kue!! Kelihatannya enak sekali!”sembari menunjuk kue diatas meja.lalu dia langsung memakan semuanya sekaligus tanpa sisa.

Lina panik,”ah,kue itu! Aku membuatnya kemarin,aku yakin pasti sekarang sudah basi,apalagi sekarang kan musim panas”

Terlambat,ayahnya sudah memakan semuanya,wajahnya berubah jadi biru,lalu dia pingsan dan terjatuh kelantai.Lina berteriak panik

Ayahnya kemudian ada diatas tempat tidur,dengan sekantung bongkahan es diatas kepalanya.

Ayah:”dokter,dokteeerr!”

Lina marah-marah,”kau kan baru saja diperiksa oleh dokter!”

Kembali ke masa sekarang…

Lina:”aku tidak kenal orang seperti itu! Dia sama sekali tidak memahami perasaan kita! Dai tidak pernah memikirkan kita!”

Ussop:”hei,hei…ini bukan waktunya kalian dua bersaudara untuk bertengkar”

Luffy:”biarkan saja.Ini adalah masalah mereka”

Sayo:”Lina,kau salah.Dengar,sebenarnya ayah…

Flashback lagi…

Ayah:”aku benar-benar merasa bersalah tentang kuenya”

Sayo:”ayah…”

Sayo sedang menjaga ayahnya yang sakit (gara-gara kue basi tadi),Munki juga ada disana,sedang minum susu,Lina entah dimana.

Ayah:”dia pasti sangat menantikan pesta ulang tahun itu”

Sayo mengangguk.

Ayah:”setelah menunggu selama 30 tahun,akhirnya aku berhasil mendapatkan bahan yang aku perlukan untuk menciptakan permata. Jika aku tidak mengambil kesempatan ini,itu berarti aku harus menunggu 30 tahun lagi. Aku tidak bisa tidak pergi”

Sayo kembali mengangguk.

Ayah:”kau tidak marah?”

Sayo tersenyum,”ya!”

Ayah:”begitu ya. Tapi aku yakin Lina pasti sangat marah. Kau benar-benar sangat mirip dengan ibumu,tapi Lina lebih mirip denganku. Ketika dia marah,dia tidak akan mudah untuk melupakannya”

Ayahnya tertawa,Sayo pun ikut tertawa kecil.

Ayah:”ketika permatanya sudah berhasil dibuat,kita akan makan kue yang sangat besar! Kira-kira sebesar ini.”

Ayahnya merentangkan kedua tangannya lebar-lebar,Sayo mengangguk dan tersenyum.

Ayah:”ukurannya pasti akan membuat Lina terkejut! Hahaha”

Kembali lagi…ke cerita…

Munki berusaha menjelaskan sesuatu,yang diterjemahkan oleh Chopper.

Chopper:”Munki bilang semua itu benar. Lalu,alasan kenapa ayah kalian meninggalkan rumah adalah demi melindungi kalian dari orang-orang jahat yang mengincar penelitiannya (siapa lagi kalau bukan Foxy?)

Lina:”tidak mungkin…”

Lina memandangi buku catatan ayahnya,ada sesuatu yang terselip sampul depan catatan. Ternyata itu adalah semanggi berdaun lima yang diawetkan dan dijadikan pembatas buku.

Lina:”ini…”



semanggi berdaun lima,mungkin hanya ada di one piece

Lagi…flashback…

Lina,ayahnya dan Munki sedang ada di sebuah tanah lapang yang penuh dengan daun Clover (semanggi).

Lina:”tidak ada satupun disini”

Ayah:”kau tidak bisa dengan mudah menemukan semanggi berdaun empat” (rata-rata daun semanggi berjumlah tiga helai. Karena itu banyak yang percaya semanggi berdaun empat adalah lambang keberuntungan)

Lina:”tapi,kakak menemukan tiga buah”

Ayah:”itu karena kakakmu percaya bahwa dia pasti akan menemukannya”

Lina:”percaya?”

Ayah:”benar! Penelitian dan mencari semanggi berdaun empat itu sama. Jika kau percaya,tidak pernah menyerah,dan bekerja keras,kau pasti akan berhasil”

Lina:”benarkah? Baiklah! Kalau begitu aku akan menemukan semanggi berdaun lima!”

Ayah:”hah? Lima?! Hahaha,luar biasa!”

Beberapa lama kemudian…

Lina:”ketemuu!! Aku menemukannya! Semanggi berdaun lima!”

Ayahnya terkejut,”w-whoa,ini…Lina!”

Lina:”ternyata benar! Aku sungguh-sungguh percaya dan aku menemukannya!”

Ayahnya menggendong Lina dengan senang,”itu benar,Lina. Luar biasa! Baiklah Lina,aku juga akan berjuang semampuku!”

Flashback selesai…semoga…

Lina memandangi semanggi berdaun lima-nya,”benar juga,aku sudah lupa. Aku percaya suatu hari nanti hal itu pasti akan terwujud. Itu adalah mimpi ayah,jadi pasti akan terwujud!”

Sayo:”Lina…”

Lina:”sudah kuputuskan! Aku tidak akan menyerahkan buku catatan ini!!”

Doran:”a-apaaaa???!!!”

Luffy tertawa,”baiklaaahh!!”

Doran:”jangan main-main denganku!”

Doran hendak menembakkan meriamnya.Robin menahan Doran dengan ‘seis fleur’-nya. Mengarahkan kepala Doran kearah kiri dan membuka mulutnya. Ussop menembakkan ‘Tabasco star’ tepat kedalam mulut Doran,membuat Doran menjerit dan menahan tangis.



ekspresi Doran yang kepedasan

Chopper menghampiri Nami dalam bentuk rusa,”Nami,naiklah”

Nami naik keatas punggung Chopper.Chopper meloncat dan berlari ke tempat Sayo berada,dan mereka pun sampai.Chopper meminta Nami untuk melepaskan tali yang mengikat Sayo,tetapi rupanya tali itu ada gemboknya,Nami dan Chopper panik.Doran masih tidak bisa bergerak, Zorro berjalan dengan santai diatas meriam menuju ketempat Doran berada.

Doran:”bagaimana kau bisa naik keatas sini? Bodoh! Apa yang akan kau lakukan? Tunggu!”

Zorro memotong meriam raksasa itu menjadi lima bagian (cool… @.@)

Lina berteriak kaget melihat Zorro dengan mudah mampu memotong-motong meriam sebesar itu.Nami dan Chopper masih berusaha melepaskan tali yang mengikat Sayo.Zorro datang melompat,dan memotong talinya dengan mudah (dari tadi kek…)

Sementara itu,Brook duduk dengan santai ditepi kolam,”kerja mereka semua sangat bagus”,lalu menyeruput limunnya.Ussop marah-marah,”kauu!! Kerjakanlah sesuatu!!”

Doran meronta-ronta berusaha melepaskan diri,dengan sebelah tangannya,dia menekan satu tombol,beberapa petak lantai terbuka,dan mengeluarkan asap putih yang tebal.

Sanji:”dia melepaskan semua pemberat kapal sekaligus”

Brook yang masih asik santai,terlempar karena ledakan didalam kolam. Robin yang sedang menahan Doran,terpecah konsentrasinya karena berusaha menghindari pohon dan benda-benda lain yang berjatuhan kearahnya.Doran terbebas,langsung mengarahkan meriamnya kearah Luffy. Luffy dengan cepat meloncat keatas,menghindari tembakan. Doran tidak menyerah,dia mengarahkan meriamnya keatas. Luffy mengeluarkan jurus ‘gear third’-nya,membesarkan kaki kanannya,lalu menghantamkannya kearah Doran,menghancurkan meriam beserta bangunan utama.

Kelompok Foxy yang masih ada didalam terkejut, Porche panik dan menampar Foxy bolak-balik agar dia sadar (dan berhasil),Foxy sadar dan berteriak melihat gedungnya terbelah menjadi dua.

Tempat parkir kapal juga terkena efek dari serangan Luffy. Untungnya Franky sudah ada diatas Sunny dan berhasil membawanya keluar dengan selamat.

Tidak cukup hanya menghancurkan bangunan utama saja,kaki Luffy terus menembus kebawah sampai akhirnya resort itu terbelah menjadi dua! (that’s my captain,hehehe)



Zorro menggerutu dan mengatai Luffy bodoh,kenapa dia tidak menyisakan jalan keluar untuk kita? (tapi akhirnya mereka pasti selamat,namanya juga kelompok topi jerami ^-^ )

Lina memuji kekuatan Luffy.

Luffy:”ah,aku lupa aku akan menjadi kecil kalau aku menggunakan jurus ini” (jurus ‘gear third’ memang sangat kuat,tapi efeknya tubuh Luffy akan mengecil seperti anak usia 5-6 tahunan untuk beberapa waktu)

Lalu mereka pun jatuh kebawah (kenapa akhirannya selalu gak keren?)

Sanji rupanya berdiri tak jauh dari sana,”geez…lain kali pikirkanlah dulu dampaknya sebelum kau melakukan sesuatu!”

Sanji menyelam ke laut untuk menyelamatkan Lina dan kaptennya yang bodoh.

Luffy seperti biasa kehilangan kekuatannya didalam air (efek buah iblis), Lina memegang Luffy erat-erat,didasar lautan terlihat sesuatu yang bercahaya,ada patahan didasar laut,berbentuk X besar,dan tampak penuh berisi dengan magma.

Lina teringat tanda X besar yang juga ada didalam buku catatan ayahnya. Sanji datang dan menarik mereka berdua kepermukaaan.

Semua kru topi jerami sudah ada diatas Sunny (Luffy masih pingsan dan ukuran tubuhnya belum kembali normal). Mereka semua tanpa ekspresi melihat runtuhnya Pulau Spa (ya ampun,Brook masih bawa-bawa limun yang tadi loh!)




Pusat magma yang ada didasar laut,naik kepermukaan,membuat tanda X besar berwarna merah di permukaaan air.



Nami:”Doran ternyata mendirikan bangunan diatas harta karun yang dia cari selama ini. dia tidak menyadari bahwa kunci dari rahasia itu ada dibawah kaki dia,benar-benar bodoh”

Magma yang berusaha keluar dari air menyebabkan asap tebal dari dalam laut,membumbung tinggi membentuk awan yang besar. Asap memantulkan sinar matahari dan menciptakan pelangi bundar.



Nami:”itu…pelangi bundar!”

Semua tampak kagum melihat keindahan pelangi bundar.

Ussop:”t-tunggu sebentar! Jangan-jangan inilah harta karun yang dimaksud?”

Nami:”kalau sekarang kuingat-ingat, pelangi bundar juga disebut dengan ‘permata lautan’”

Lina dan kakaknya terkejut,”tidak mungkin…”

Sementara itu,Doran dan kelompok Foxy rupanya selamat. Doran hanya bisa termangu melihat pelangi bundar dilangit.

Foxy:”jangan bilang kalau ini adalah harta karunnya!”

Porche:”jangan coba-coba mempermainkan kami!”

Doran tampak ketakutan,dia segera melarikan diri dan berteriak ambil saja hartanya untuk kalian! Kelompok Foxy tampak benar-benar sangat marah.

Lina menghela nafas kecewa.

Nami:”huh? Tampaknya ada yang aneh dengan pelanginya. Sepertinya urutan warnanya terbalik jika dibandingkan dengan pelangi pada umumnya”

Sayo:”urutan warna?”

Sayo seperti menyadari sesuatu,lalu membolak-balik catatan ayahnya.

Lina:”ada apa?”

Sayo:”jangan jangan ini…”

Beberapa hari kemudian…

Kelompok topi jerami kembali berlayar dilautan bebas,seperti biasa.

Ussop melihat kearah langit,”oh,jangan-jangan itu…”. Chopper dan Luffy sama-sama melihat kearah yang dilihat Ussop. Seekor burung camar terbang turun,lalu berubah wujud menjadi Munki! Luffy tertawa dan menangkap Munki yang jatuh,”inikan moster rakun yang waktu itu.”

Ussop:”bukan,yang benar rakun laut”

Ternyata Munki datang membawa sepucuk surat dilehernya. Nami mengambil dan membacanya.

Nami:”ah! Sepertinya insting Sayo waktu itu ternyata tepat.”

Nami mulai membaca isi suratnya,”kak Luffy dan yang lain,bagaimana kabar kalian semua? Setelah kita berpisah,kami kami kembali kerumah dan mencoba apa yang kak Sayo pikirkan. Berdasarkan formula ayah,kami menciptakan 7 jenis ramuan (sesuai warna pelangi) ,dan menggabungkan mereka sesuai dengan urutan warna pelangi bundar (mereka menaruh larutan ramuan tujuh warna di suatu wadah,dan menaruhnya satu demi satu sesuai urutan. Ketika warna terakhir dicampur,ramuan berubah warna menjadi merah,bercahaya,lalu berubah menjadi sebuah permata biru terang dengan titik-titik kemilau warna pelangi didalamnya. Lina dan Sayo meloncat-loncat kegirangan. Lalu,tanpa disangka-sangka,ayah mereka pulang kerumah!)





Munki yang bertengger diatas kepala Luffy,menjatuhkan sesuatu dari mulutnya ketangan Luffy,rupanya permata yang berhasil dibuat oleh Lina dan Sayo. Mereka memberikannya sebagai tanda terima kasih. Yang lain mengerubungi Luffy,ingin melihat lebih dekat seperti apa permata termahal dan langka itu. Nami memarahi mereka,”hei! Itu bukan mainan tahu!”

Tiba-tiba saja,hujan permen turun! Munki berubah wujud menjadi burung lagi dan terbang pulang. Nami memegang kepalanya ketika permen-permen berjatuhan dari langit. Luffy yang doyan makan sudah pasti senang dan membuka mulutnya lebar-lebar. Tetapi…sebuah permen terjatuh ke tangan Luffy,membuat permata yang ditangannya terjatuh (wkwkwkwkwkw)



Luffy:”ah,aku menjatuhkan permatanya” (sumpah,suara Luffy pas bilang begitu terdengar sangat polos,santai,n tanpa dosa! )

Nami:”dimana?”

Luffy:”tidak tahu”

Nami berteriak marah,”cepat cari! Bergegas dan cepat cari! Kalian semua…CEPAT CARIII!!!”

Semuanya:”baiikk!!”



coba perhatikan. hujan permen hanya turun diatas sunny saja

Bersambung………

Note:

Episode berikutnya tentang bagaimana Brook sebagai anggota baru berusaha keras untuk membantu semuanya,tetapi malah bikin kacau. Tunggu rekapan selanjutnya ya!!


0 komentar:

:f :D :x B-) b-( :@ x( :? ;;) :-B :| :)) :(( =(( :s :-j :-p

Posting Komentar