Pages

Rabu, 05 Januari 2011

One Piece - episode 385 -


Di Holy Land,Mariejoa…

Bartholomew Kuma datang menghadap Sengoku dan Garp.


Sengoku memarahi Kuma,mengapa dia gagal menangkap kelompok topi jerami, Garp tertawa keras dan memuji cucunya (wkwkwk). Sengoku berkata jika mereka terus berlayar mengikuti log mereka,maka cepat atau lambat pasti mereka akan sampai di markas besar angkatan laut. Suasana mendadak hening...mereka bertiga memasang tampang serius. Tiba-tiba saja...

Garp:”oh ya! Ngomong-ngomong...aku baru saja membeli teh merek baru!! Keluarkan kuenya!!” (mwahahaahhaa) mrgreen

Sengoku:”GARP,KAU BISA DIAM TIDAK?!!!”



Diatas thousand sunny...

Luffy:”haahh...apa yang sebenarnya terjadi?”

Ussop:”ini tidak baik”

Luffy,Ussop,Chopper dan Brook sedang memancing,tetapi mereka belum mendapatkan seekor ikanpun sedari tadi.




Luffy mengeluh bosan, Brook memintanya untuk sabar. Para kru lain duduk bersantai minum teh dibelakang mereka (kecuali Zorro,dia lagi tidur).




Luffy menengadahkan kepalanya kebelakang,”haaa...Namiiii!! apa kita sudah dekat dengan Pulau Duyung? Kapan sampainya??”

Nami:”oh,diamlah! Nanti juga kita akan sampai!!”

Sanji membayangkan putri duyung yang sangat cantik,lalu meliuk-liuk aneh didekat Zorro sambil berteriak bahagia,”putri duyung yang sangat cantik! Kita akan segera bertemu dengan mereka!!”

Zorro terbangun dan mendesah kesal melihat Sanji.





Luffy tidak tahan lagi,dia melemparkan pancingannya dan berteriak minta makan pada Sanji.

Ussop melihat bayangan hitam besar di dalam laut,ternyata itu adalah ikan-ikan yang berenang secara berkelompok.


Chopper dan Brook tampak bersemangat, tiba-tiba saja Luffy sudah duduk disebelah Chopper lagi dan memegang pancingannya (heehh...so simple-minded,eh?)

Ikan-ikan itu berenang dengan sangat cepat,mengarah tepat kearah mereka. Nami berjalan mendekati mereka dan berdiri di belakang Luffy dan Chopper.

Chopper:”oh,Nami! Kau mau coba juga?” (coba jaring ikan maksudnya)

Nami menjulurkan kepalanya dan melihat kebawah




Chopper:”ada apa?”

Nami:”sepertinya ada sesuatu yang tidak beres...”

Ikan-ikan tersebut melewati umpan pancingan Luffy dan Ussop begitu saja (sepertinya ikan-ikan itu melarikan diri dari sesuatu?).

merasa ada sesuatu yang tidak beres,lalu menengadah melihat kearah langit.

Zorro:”apa itu?”

Nami melihat keatas, dilangit tampak awan hitam yang berkumpul dengan sangat cepat dan terdengar suara gemuruh petir




Nami:”jangan-jangan...”

Ussop:”kenapa kau memasang wajah ’ini sangat buruk,kapten’-itu?”

Laut mulai bergejolak,terbentuk beberapa pusaran-pusaran air yang besar,dan langit tiba-tiba saja menjadi gelap seperti malam.(waduh...kok serasa lagi nulis cerita misteri nih,wahahaha....ehm..kembali ke cerita)

Nami:”arus ular!”

Chopper:”arus...ular?”

Nami:”semuanya,hati-hati!”

Pusaran-pusaran air itu berubah menjadi tornado air (ya..tornado..airnya terangkat keatas dan berputar-putar seperti angin tornado),dan mereka semua tampak seperti ular yang meliuk-liuk (karena itu disebut arus ular?)




Ussop menjerit ketakutan,Luffy berteriak kagum (hueee...)

Sanji memegang kemudi kapal. Salah satu arus meliuk dan menukik tepat kearah kapal. Sanji berusaha memutar kemudi,tapi tidak bisa bergerak sama sekali. Zorro melompat kearah arus itu,dan memotongnya dengan dua pedang (dia benar-benar bisa memotong apa saja). Ada arus lain yang menukik kearah kapal, Franky menggunakan Weapons Left-nya dan menghancurkan arus itu.

Zorro:”oi,apa yang kau lakukan?! Kemudikan kapalnya dengan benar!”

Sanji:”diam kau! Dengan semua ombak ini,mustahil untuk bisa mengemudikan kapal dengan baik!”

Arus berikutnya kembali datang, kali ini Luffy yang bersiap-siap,dia mengeluarkan jurus Gomu-Gomu Pistol,dan memukul arusnya sampai terpecah dua.


Ternyata tidak berhenti sampai disini,ada arus lain yang kembali datang, mengarah tepat kearah Ussop dan Chopper yang ketakutan.Kali ini giliran Brook yang beraksi,dengan sangat ’gentleman’,dia memotong arus itu hanya dengan dua kali tebasan.

Brook:”kalian tidak apa-apa?”

Chopper:”kau menyelamatkan kami!”

Brook:”aku harus bilang,aku pernah mendengar istilah ’permainan ular’ sebelumnya....sungguh penamaan yang tepat! Yohohohohoho.....”

Ussop:”hei kau! Ini bukan waktu yang tepat bagimu untuk kagum kan?!!!” (wkwkwk...bisa bercanda disaat situasi lagi gawat,hehehehe) :please:



Arus datang satu persatu silih berganti,mereka menghancurkannya,lagi dan lagi,tapi arus-arus itu tetap datang kembali. Franky mengusulkan bagaimana kalau kita menggunakan Coup de Burst saja untuk melarikan diri?. Nami berkata tidak mungkin,karena aku tidak bisa melihat ujung dari arus ini.

Nami:”meskipun kita mengunakan Coup de Burst....kita tidak mungkin bisa keluar dari sini!”

Chopper menjerit histeris mendengar penjelasan Nami. Brook tertawa,”bagaimana kalau kita menyanyikan sebuah lagu?” (mau nyanyi disaat begitu??)

Brook:”disaat seperti ini, kalian semua harus ingat sedahsyat apapun badai atau arus yang kita alami, pasti akan mereda jika sudah saatnya. (yeah..that’s right.layaknya ujian dalam hidup seseorang, sesulit apapun itu, pasti akan ada jalan keluarnya) jadi ayo kita nyanyikan sebuah lagu sampai badai ini reda!”

Luffy:”ide bagus, Brook! Ayo kita lakukan!”

Brook bersiap untuk memainkan biolanya,tetapi kapal berguncang hebat, membuatnya kehilangan keseimbangan.


Rupanya satu arus ular muncul tepat dibawah kapal, membuat kapal naik keatas, lalu kemudian terlempar jauh.




Chopper terlempar keluar kapal karena guncangannya, hampir saja dia tercebur ke laut, untung saja Robin cepat-cepat menangkapnya. (nyaris...)





Nami terus memantau jauh kedepan dengan teropong

Nami:”lihat itu!”

Kru lain tampak terperangah

Luffy:”aku bisa melihatnya...aku bisa melihatnya!”

Jauh didepan,tampak ujung dari arus ular,dan....sisi lain dari Redline! (ini berarti mereka semua sudah mengelilingi setengah dunia, karena Redline adalah gunung raksasa yang membagi dunia menjadi dua bagian)




Sanji teringat saat-saat awal mereka memasuki Grandline (waktu itu baru ada 5 kru, Luffy,Zorro,Nami,Ussop, dan Sanji)

Luffy:”ayo kita pergi,teman-teman!”

Tiba-tiba satu arus besar muncul tepat di depan kapal, Luffy berbinar-binar karena kagum, para kru yang lain bersiap untuk menyerang

Zorro:”pastikan kau menyetir dengan benar!”

Sanji:”jangan seenaknya memberi perintah kepadaku!”

Nami memberi perintah kepada Sanji agar mengemudikan kapal menaiki arus itu.

Franky:”hei! Apa maksudmu, menaikinya?!”

Nami:”serahkan padaku! Ketika kami dulu pergi ke Pulau Langit kami pernah mengalami hal yang lebih gila dari ini” (hahaha)

Sanji:”Knock-Up Stream ya...”

Luffy:”waktu itu sungguh mengasikkan ya?”

Chopper:”sama sekali tidak asik!”

Ussop:”tentu saja...kita pasti bisa....melewatinya juga...kali ini!”

Ujung dari arus itu membelok kebawah, memberikan kesempatan pada Thousand Sunny untuk menaikinya. Kapal meliuk-liuk diatas arus.


Nami memerintahkan yang lain untuk menggulung layar, Franky menggunakan Coup de Burst, Thousand Sunny terbang melayang jauh, mereka berhasil keluar dari arus ular! Kapal terus melayang...dan berhenti tepat di depan Redline.

Luffy:”xixixixi...kita sampai...kita akhirnya sampai disini!”

Chopper:”aku tidak bisa melihat puncaknya! Besar sekali! Jadi ini Redline?” (benar juga, ini pertama kalinya Chopper melihat Redline)

Nami:”aku merasa rindu...”

Zorro:”aku penasaran apa kita sudah bertambah dewasa dari waktu itu?”

Ussop:”aku jadi ingin menangis! Sudah begitu banyak yang terjadi, hah?”

Luffy:”bagaimanapun, sekarang kita sudah sampai setengah jalan! Tanjung Kembar tempat kita bertemu dengan Laboon, ada disisi yang satunya lagi, terhubung dengan tempat ini! Bukankah luar biasa kita bisa sampai sejauh ini?”

Franky:”aku melewati Reserve Mountain dari South Blue ketika aku masih kecil, itu kejadian 30 tahun yang lalu”

Robin:”aku datang ke laut ini dari West Blue, lima tahun yang lalu”

Luffy:”ketika kita sudah melintasi setengah dunia lagi, dan melihat dinding ini lagi...pada saat itu...aku akan menjadi raja bajak laut!”

Kemudian...

Nami:”tapi kita harus berhati-hati sekarang. Tempat ini sangat dekat dengan ”Holy Land” milik pemerintah dunia dan markas besar angkatan laut, Mariejoa”

Chopper dan Ussop sedang bermain di dalam ’kolam renang kejutan’ ciptaan Franky.


Sementara Zorro sedang sibuk berlatih (dia teringat pertemuannya dengan Kuma, saat dimana dia merasakan semua ’penderitaan dan kesakitan’ Luffy melalui bola-bola udara milik Kuma. Tampaknya setelah Zorro merasakan ’penderitaan dan kesakitan’ Luffy, dia jadi merasa lemah karena ternyata kaptennya selama ini selalu menanggung rasa sakit yang luar biasa tanpa mengatakannya pada yang lain? Yah...itu menurut wa sih)

Luffy, Robin, dan Brook sedang menyelam ke dasar laut (dengan kapal selam) untuk mencari jalan ke Pulau Duyung, Nami terus mengontak mereka dengan denden mushi (hahaha...denden mushi-nya pake topi jerami mirip ma punya luffy...kira2 siapa yang bikinin ya? Huehehehehe)

Nami:”bagaimana, Robin, Brook, Luffy?”

Robin:”tidak ada gunanya. Disini benar-benar gelap”

Luffy:”hahahaaa...benar-benar gelap disini! Hei, aku melihat sesuatu disana!”

Brook:”uooohh!! Bukannya itu mata monster?!”

Chopper dan Ussop sudah selesai berenang, mereka duduk disamping Nami dan Franky


Brook:”ki-kita semua akan matiiiii!!!!”

Mereka berempat tampak ketakutan dan khawatir

Brook:”ah...tapi aku kan sudah mati! Yohohohoho......” (gubraakksss...hahaha..Nami dan yang lain langsung menghela nafas) :tsk:




Brook:”ah, ngomong-ngomong, Nami-san”

Nami:”ha?”

Brook:”aku punya pertanyaan………celana dalam apa...yang kau pakai hari ini?”

Nami:”DIAM KAU!!! KERJAKAN TUGASMU DENGAN SERIUS!!!!” (wkwkwkw)




Ussop:”dia...benar-benar berani...” (berani bikin Nami marah sampai berkali-kali dan gak kapok-kapok, bahkan Luffy dan Zorro aja gak berkutik sama Nami kok, apalagi Sanji,wkwkwkw)

Franky:”hei, kalian! Shark Submerge (nama kapal selamnya) tidak bisa menyelam lebih dalam dari 5000 meter, jadi berhati-hatilah!”

Didalam kapal selam mulai berguncang dan terdengar suara aneh.

Brook:”sepertinya kapal ini mulai berguncang”

Robin:” (tanpa ekspresi seperti biasa) ya. Karena kita sudah menyelam lebih dari 5000 meter sekarang” (hueeee)

Brook:”ooohh...begitu ya....... ...... ....... tapi itu berbahaya! Kita akan hancur karena tekanan aiiiirr!!!!


Sesosok monster kelinci-laut mengikuti mereka, membuka mulutnya lebar-lebar

Robin:”fufufu...besar sekali mulutnya”




Mereka melarikan diri dari monster itu, menuju ke permukaan air dengan moster itu mengikuti dibelakang

Brook:”dia mengikuti kita!”

Luffy tertawa keras (seneng banget dia kayaknya), Nami hanya bisa menunduk mendengarnya.

Franky:”sepertinya ini tidak bagus....”


Chopper:”aku tidak mau naik Shark Submerge”

Ussop:”aku juga”

Sanji keluar dari dapur sambil berputar-putar,”NAMI-SWAAAAA~ ~ ~ NNNNN”

Dia membawa dua nampan berisi kue ditangannya,” ini ’Horror-Nashi Tarte’ dari Thriller Bark sudah jadii!!”

Nami:”oh, sepertinya enak!” (mau doooonnnkkkk.....) :puppyeyes:





Suara Brook dan Luffy kembali terdengar di denden mushi

Brook:”oooohhh!!! Lihat dibelakang kita!”

Luffy:”gyaaaa!! Dia datang! Kita akan dimakannya!!!”

Nami:”tapi ini benar-benar masalah...”

Nami memakan kue yang tadi dibuatkan Sanji,”waahh...rasanya benar-benar enak!!”




Sanji:”ini masalah yang sama yang pernah kita alami waktu kita ke Pulau Langit”

Nami:”itu benar... kita tahu pasti kemana tujuan kita, tapi kita tidak tahu bagaimana caranya bisa sampai kesana. Bagaimana caranya kita bisa sampai di Pulau Duyung?”

Shark Submerge menyembul keluar di permukaan laut, satu persatu Luffy dan yang lain keluar dari dalam sana.

Nami:”selamat datang! Kerja yang bagus!”

Luffy:”ini tidak ada gunanya! Kami sama sekali tidak dapat melihat dasarnya, apa Pulau Duyung benar-benar ada disini?”

Brook:”yohohoho...ini pertama kalinya aku naik kapal selam!”

Robin:”jika kami terus menyelam lebih dalam, tekanan air akan membunuh kami”




Nami:”log pose jelas-jelas menunjuk kebawah, tapi....ini benar-benar gawat...harusnya aku bertanya lebih banyak pada Lola dan yang lain”

Monster kelinci-laut yang tadi ternyata masih mengejar, dan muncul dibelakang Luffy dan yang lain. Luffy langsung menghajarnya dengan Gomu-Gomu Rifle.


terjatuh kebelakang, tiba-tiba saja ada sesuatu terlempar keluar dari mulut monster itu.

Sanji:”heh? Ada sesuatu yang keluar”

Luffy:”ikan?”

Dua makhluk yang terlempar itu terjatuh dan berteriak histeris.





Ussop:”orang?”

Brook:”tidak, bukan....”

Robin:”itu...”

Mata Sanji langsung berubah jadi bentuk hati,”jangan-jangan itu...”




Satu dari dua makhluk itu jatuh tepat menimpa Sanji, dan satu lagi, yang tampak seperti bintang laut,mendarat dengan sempurna di geladak kapal.





Bintang laut:”kita sampai!”

Makhluk yang mendarat diatas Sanji ternyata seorang (atau seekor?) putri duyung!

Putri duyung:”kita selamat!”

Putri duyung itu menoleh kearah bintang laut,”tadi itu luar biasa!”

Bintang laut:”jangan senang begitu! Sedikit lebih lama lagi kita disana, maka kita akan hancur! Bagaimana bisa kau tidak lari dari monster itu?”

Putri duyung:”maaf, tadi aku tidak menyadarinya...”

Bintang laut:”bagaimana bisa kau tidak menyadari sesuatu yang sebesar itu?! hmmm? Hei, memang tidak masalah bagiku, tapi sepertinya kau menduduki sesuatu...”

Putri duyung itu melihat kebawahnya, dan sangat terkejut (baru sadar sekarang?) ,”AAAHHHH....AKU MENDUDUKI MANUSIA!!!”




Putri duyung itu berusaha menyadarkan Sanji,”aku benar-benar minta maaf, apa kau baik-baik saja?” (kelihatannya tidak apa-apa, malah dia kelihatan sangat bahagia, wkwkwk)

Sanji:”oh, jangan khawatirkan itu ~! Ngomong-ngomong, kau siapa ~?”

Luffy dan yang lain tampak heran melihat ada seorang putri duyung asli didepan mata mereka




Nami:”itu...”

Ussop:”benarkah itu adalah....”

Semuanya (kecuali Sanji dan Zorro) :”PUTRI DUYUUUNNGG???!!!!!”





BERSAMBUNG... ... ...

0 komentar:

:f :D :x B-) b-( :@ x( :? ;;) :-B :| :)) :(( =(( :s :-j :-p

Posting Komentar